Apa Itu BMC? Peran Pentingnya dalam Dunia Industri?

BMC (Basic Mechanic Course) adalah program pelatihan dasar di LPK Prima Training yang membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar di bidang mekanik. Melalui pelatihan ini, peserta mempelajari cara kerja mesin, penggunaan peralatan industri, serta teknik perawatan dan perbaikan komponen. Program BMC dirancang untuk mencetak tenaga kerja yang kompeten, disiplin, dan siap terjun ke dunia industri.

Bagaimana BMC Membantu Mempersiapkan Tenaga Kerja Siap Industri?

Program BMC (Basic Mechanic Course) merupakan langkah awal bagi siapa pun yang ingin membangun karir di bidang teknik dan industri. Melalui pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada dasar-dasar mekanik seperti sistem kerja mesin, teknik perawatan, serta penggunaan peralatan dan instrumen industri. Materi disusun secara bertahap agar mudah dipahami, bahkan oleh peserta yang belum memiliki pengalaman sebelumnya.

Selain teori, pelatihan BMC juga menekankan pada praktik langsung di lapangan. Peserta dilatih untuk mengidentifikasi masalah, melakukan perawatan rutin, dan memperbaiki komponen sesuai standar industri. Pendekatan berbasis praktik ini membantu mereka memahami situasi kerja nyata dan menumbuhkan keterampilan yang siap diterapkan di tempat kerja sesungguhnya.

Dengan pembinaan yang disiplin dan instruktur berpengalaman, LPK Prima Training berkomitmen mencetak tenaga kerja yang profesional, tangguh, dan beretika kerja tinggi. Lulusan program BMC tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mentalitas kerja yang siap menghadapi tantangan dunia industri modern.

What We Do

Apa Saja Layanan dan Program Pelatihan di LPK Prima Training?

LPK Prima Training berfokus pada pengembangan keterampilan mekanik melalui program unggulan BMC (Basic Mechanic Course), yaitu pelatihan dasar bagi calon tenaga kerja di bidang alat berat dan kendaraan berat. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman dan kemampuan dasar dalam mekanika, sistem mesin, dan kelistrikan, sekaligus mempersiapkan peserta agar memenuhi standar kompetensi industri sesuai dengan SKKNI dan KKNI yang ditetapkan oleh Kemnaker.

Selain itu, LPK Prima Training juga menyediakan program Fast Track Mekanik, pelatihan yang ditujukan bagi karyawan atau individu yang ingin meningkatkan keterampilan kerja dalam waktu singkat. Setiap program dilengkapi dengan fasilitas ruang kelas dan ruang praktik yang representatif, serta dibimbing oleh instruktur berpengalaman di bidangnya.

Dengan biaya pelatihan yang terjangkau dan sistem pembelajaran berbasis praktik, LPK Prima Training berkomitmen membantu lulusan SMA/SMK, mahasiswa, maupun pekerja berpengalaman untuk memperoleh sertifikasi BMC dan meningkatkan peluang karir mereka di dunia industri, khususnya sektor alat berat dan pertambangan.

Bagaimana Fasilitas Pelatihan di LPK Prima Training?

LPK Prima Training memiliki fasilitas lengkap berupa ruang kelas dan ruang praktik yang nyaman dan modern, dengan kapasitas 20–30 peserta per kelas. Fasilitas praktik dilengkapi peralatan sesuai standar industri agar peserta dapat mengasah keterampilan mekanik secara langsung di bawah bimbingan instruktur berpengalaman.

Apa Saja Pencapaian LPK Prima Training?

LPK Prima Training mencatat pencapaian positif dari tahun ke tahun, dengan 86 peserta internal pada 2023, 37 peserta eksternal dari tiga batch pada 2024, serta keberhasilan menyelenggarakan 7 batch Program BMC pada 2025. Didukung kurikulum yang matang dan pembelajaran berbasis teori, praktik, dan OJT, program ini menghasilkan lulusan yang terampil, siap kerja, dan berdaya saing di dunia industri.

Apa Nilai-Nilai yang Dipegang oleh LPK Prima Training?

LPK Prima Training menjunjung tinggi nilai-nilai perusahaan berupa Integritas, Inovasi, Kualitas, Kepuasan Pelanggan, dan Kerjasama. Nilai-nilai ini menjadi dasar dalam menjalankan setiap kegiatan pelatihan dan pelayanan, serta menjadi komitmen lembaga untuk terus memberikan hasil terbaik bagi peserta dan mitra industri.

Tips Sukses di Dunia Kerja

}

Disiplin adalah Kunci Utama

Datang tepat waktu, taati aturan kerja, dan selesaikan tugas sesuai target. Kebiasaan ini menunjukkan profesionalisme dan tanggung jawab.

Terus Kembangkan Keterampilan

Jangan berhenti belajar. Ikuti pelatihan, pahami teknologi baru, dan tingkatkan kemampuan agar selalu relevan dengan kebutuhan industri.

Jaga Sikap dan Kerja Sama Tim

Sikap positif dan kemampuan bekerja sama akan membuat lingkungan kerja lebih harmonis dan mendukung kesuksesan bersama.

Cerita di Balik Perjalanan Peserta BMC

Cerita seorang putra daerah dari Kalimantan Tengah dalam menjemput impiannya

Abizar Angga merupakan putra daerah asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah, yang memiliki mimpi besar untuk berkarier sebagai mekanik, meskipun berasal dari latar belakang pendidikan SMAN 10 Palangkaraya jurusan IPS. Dengan dukungan penuh dari kedua orang tuanya, Abizar mendaftarkan diri pada program Basic Mechanic Course (BMC) Batch 4 di LPK “Prima Training” Balikpapan pada awal tahun 2025. Perjalanan panjang sejauh 516 km yang ditempuh selama kurang lebih 12 jam menjadi awal langkah Abizar dalam menjemput impiannya. Selama mengikuti pelatihan, ia menunjukkan semangat belajar yang tinggi dan mampu memahami dasar-dasar mekanik, prinsip kerja alat berat, serta keterampilan kerja tim dan pemecahan masalah.

Setelah menyelesaikan program BMC, Abizar mengikuti seleksi Program BUMA School di PT BUMA site Adaro, sebuah program pengembangan tenaga kerja di industri pertambangan yang mencakup pelatihan teori, praktik lapangan, pengembangan soft skill, dan sertifikasi kompetensi. Berbekal ilmu dan sertifikat dari LPK “Prima Training”, Abizar berhasil melewati proses seleksi yang ketat dan dinobatkan sebagai lulusan terbaik. Saat ini, ia tengah menjalani program BUMA School dengan penuh dedikasi sebagai langkah awal mewujudkan cita-citanya di dunia pertambangan. Kisah Abizar menjadi bukti bahwa tekad, dukungan keluarga, dan pendidikan yang tepat mampu membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.

Kisah Fudzial Nur Ikhsan dari Kota Sleman

Fudzial Nur Ikhsan adalah seorang pemuda asal Sleman yang dikenal memiliki semangat dan tekad kuat untuk meraih masa depan di dunia mekanikal. Berasal dari latar belakang pendidikan SMK jurusan Bisnis Konstruksi Properti, ia tidak memiliki dasar teknik mesin yang kuat. Namun, hal tersebut tidak menghalangi langkahnya untuk mengikuti program pelatihan Basic Mechanic Course (BMC) Batch 6 di LPK “Prima Training”, setelah mendapatkan informasi dari kerabatnya di Balikpapan. Dengan keberanian besar, Fudzial memutuskan merantau demi mengembangkan diri dan mewujudkan impiannya sebagai mekanik profesional.

Selama mengikuti pelatihan, Fudzial menunjukkan kesungguhan dalam menyerap ilmu yang diberikan. Setelah lulus, ia melanjutkan pengalaman melalui program magang selama dua bulan di PT Mitra Parama Gemilang (MPG) Balikpapan, sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan berkarier sebagai junior mekanik di PT Teknologi Infrastruktur Indonesia (TII) di Kendari, perusahaan jasa pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara. Pengalaman kerja ini tidak hanya memperkaya keterampilan teknisnya, tetapi juga membentuk sikap profesional yang menjadi bekal penting bagi masa depannya. Kisah Fudzial menjadi bukti bahwa tekad, keberanian, dan kerja keras mampu membuka jalan menuju kesuksesan di dunia mekanikal.

Dukungan LPK “Prima Training” kepada Nazim Rahim (Peserta BMC batch 4)

Nazim Rahim merupakan pemuda asal Balikpapan, Kalimantan Timur, lulusan SMK Ibnu Khaldun jurusan Teknik Alat Berat (TAB), yang memiliki tekad kuat untuk berkarier di bidang mekanik. Pada awal tahun 2025, ia mengikuti program Basic Mechanic Course (BMC) Batch 4 di LPK “Prima Training” Balikpapan yang berlangsung selama tiga bulan, terdiri atas pembekalan teori di kelas dan On-the-Job Training (OJT) di workshop PT PMCK. Di tengah semangat belajarnya, Nazim membagi waktu antara kegiatan OJT di siang hari dan pekerjaan paruh waktu di malam hari. Namun, kelelahan menyebabkan ia mengalami kecelakaan tunggal sepeda motor yang mengakibatkan cedera pada tulang dagu, sehingga harus menjalani operasi dan beristirahat total selama empat hingga lima bulan.

Setelah pulih, Nazim mengajukan permohonan untuk melanjutkan OJT yang sempat tertunda. LPK “Prima Training” memberikan dukungan penuh dengan memberi kesempatan kepadanya untuk bergabung kembali dan mengikuti OJT bersama peserta BMC Batch 9. Dukungan ini mencerminkan komitmen LPK “Prima Training” dalam memperhatikan kondisi dan kebutuhan peserta tanpa mengabaikan proses pembelajaran. Kisah Nazim menjadi pelajaran penting tentang pengelolaan waktu dan kesehatan, sekaligus bukti bahwa dengan ketekunan serta dukungan yang tepat, hambatan dapat diatasi dan impian untuk menjadi mekanik andal tetap dapat diwujudkan

Kisah Sukses Kakak Beradik berawal dari mengikuti program BMC di LPK “Prima Training”

LPK “Prima Training” dikenal sebagai lembaga pelatihan yang berkomitmen mempersiapkan peserta agar siap bekerja di industri pertambangan melalui program Basic Mechanic Course (BMC). Kisah sukses datang dari dua kakak beradik, Arya Pratama Sandema dan Alen Tirta Sandema, lulusan SMK Kartika V-1 Balikpapan dengan latar belakang jurusan berbeda. Arya berasal dari jurusan Teknik Alat Berat (TAB), sedangkan Alen dari jurusan Teknik Komputer Jaringan. Meski berbeda bidang pendidikan, keduanya memiliki tekad yang sama untuk meningkatkan keterampilan dan membuka peluang karier di dunia industri. Arya mengikuti BMC Batch 3 periode September–Desember 2024 dan setelah lulus direkomendasikan oleh LPK “Prima Training” untuk bekerja di PT Resource Equipment Indonesia (REL) sebagai operator pompa dengan pemahaman mekanikal.

Keberhasilan Arya menjadi motivasi bagi Alen untuk mengikuti program BMC Batch 6 periode Juni–September 2025. Setelah menyelesaikan pelatihan, Alen juga memperoleh rekomendasi dari LPK “Prima Training” dan diterima bekerja di PT Gunung Mas Group Balikpapan sebagai Admin Warehouse yang menuntut pemahaman terhadap komponen alat berat. Kini, kedua kakak beradik tersebut telah meniti karier di industri pertambangan dengan prospek yang menjanjikan. Kisah mereka membuktikan bahwa dengan pelatihan yang tepat, kerja keras, dan dukungan lembaga yang profesional, perbedaan latar belakang pendidikan bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan